Naik-naik ke Puncak Gunung!
Januari 7, 2008
BERCENGKRAMA dengan alam merupakan alternatif mengasyikkan untuk cooling down di akhir pekan atau liburan panjang. Setelah sebelumnya disibukkan oleh pernak-pernik kehidupan megapolitan….
Salah satu contohnya mendaki gunung bersama sobat karib atau anggota keluarga. Namun perkara mendaki gunung tidak sama dengan jalan-jalan ke mal…ada safety procedure (prosedur pengamanan) yang harus dipenuhi! Apa saja yang perlu dibawa dan dipersiapkan agar perjalanan naik gunung tetap aman dan terasa nyaman? Berikut beberapa tips perlengkapan penunjang yang perlu dibawa untuk para calon pendaki:
1.Carrier (Tas besar) untuk menampung seluruh peralatan naik gunung.
2. Matras. Fungsinya untuk alas duduk atau dapat juga digunakan sebagai pelapis di dalam carriel agar terlihat rapi.
3. Tenda. Besar kecilnya tenda ditentukan pula oleh jumlah kelompok pendaki. Untuk lebih praktis, gunakan bivoac/ shelter dengan menggunakan jas hujan atau plastic shelter.
4. Rain coat. Jas hujan khusus untuk para pendaki, yang berguna untuk melawan udara dingin dan menghalau terpaan hujan.
5. Sleeping bag Kantung tidur untuk menyelimuti tubuh dan berguna sebagai alas tidur tentu saja!
6. Senter, lilin, dan baterai cadangan, juga lampu badai. Biasanya dipakai jika sudah berada di atas gunung atau pada malam hari saja.
7. Topi kupluk, sarung tangan, dan kaos kaki tebal, juga sepatu track untuk pendakian diperlukan sepatu khusus karena sepatu biasa memang terlalu riskan, dikhawatirkan tidak sesuai dengan kondisi alam. Jangan coba-coba membawa sepatu hak tinggi; biarpun seksi, tak ada gunanya!
8. Pakaian secukupnya berupa jaket, kaus lengan panjang, dan celana panjang kasual dengan bahan yang kuat dan nyaman pakai. Tak usah yang terlalu fancy, macan hutan juga tak sudi menyaksikan fashion show di hutan…in fact, they prefer you naked! wink wink….
9. Kompas dan alat tulis. Kompas digunakan sebagai penunjuk jalan dan alat tulis diperlukan untuk mencatat rute perjalanan.
10. P3K (obat-obatan) dan food suplemen, juga makanan instan/kalengan serta minuman mineral.
11. Peralatan makan seperti piring, gelas, sendok, garpu yang terbuat dari plastik.
12. Peralatan memasak/trangia. Bentuknya seperti rantang bersusun dan dapat digunakan untuk memasak air, menanak nasi, atau menggoreng. Juga jadi senjata saat diserang buaya…hehehe
13. Golok tebas. Untuk membuat pasak tenda atau untuk menebas track yang tertutup ilalang. Walaupun termasuk bagian dari safety procedure, namun untuk gunung-gungung tertentu penggunaannya tidak diperbolehkan oleh para penjaga pos karena track pendakian sudah ada.
14. Pisau lipat dan tali dengan panjang 5 meter atau lebih. Tahu dong gunanya? Yang jelas bukan untuk lomba tarik tambang.
15. Alat dokumentasi. Kamera misalnya atau handycam.
16. Teropong sebagai alat pengamatan mengetahui kondisi medan. Juga mengintip….
17. Trash bag atau kantung sampah
18. Tisu gulung hmmmm…untuk apa, ya?
19 Surat keterangan dari pemuka setempat atau ketua organisasi apabila pendakian gunung tertentu.
20. Kartu identitas diri. Siapa tahu perlu kenalan dengan keluarga orang hutan? He…he…he….
Tidak sedikit ternyata peralatan yang harus dibawa kan? Waah…seperti pindahan saja, ya? Akan tetapi demi keamanan selama pendakian semua peralatan tersebut wajib dibawa. Perlengkapan itu dibawa sekadar untuk berjaga-jaga karena keadaan alam dan perubahan cuaca yang tak dapat dibaca dan diduga.
Waktu pendakian pun harus diperhitungkan dengan benar. Biasanya para pendaki gunung berangkat pagi-pagi atau menjelang subuh agar dapat mencapai puncak pada saat matahari terbit. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan tindakan selama pendakian untuk tidak merusak alam sekitar. Tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kebersihan lingkungan sewaktu hendak ditinggalkan. Berbicaralah dengan bahasa bumi, maka alam akan memperlakukan kita layaknya sahabat.
Berikut ini Gw Kasih 2 Buah Foto gw selama perjalanan di Gunung Gede n Merbabu …
2. Merbabu
kalo Mw liat Yg versi lengkapnya Liat aja disini
adakah yg berminat untuk ikut melihat keindahan Bumi Indonesia dari ketinggian ?????
Lho, ini blog esek2 apa panduan resmi nak gunung?
Biasanya tips2 naik “gunung”..
ps: Tulisannnya kekecilan, gambar juga di link. Bikin ribet gimanaa gitu. Cuman saran
Tergantung mood …
esek2 bisa, berbagi ilmu dan pengalaman juga bisa, apalagi klo berbagi esek2nya …. hahahahahaha….
sory kekecilan yakzz tulisannya …. buat image emang sengaja di link biar gak bikin ribet pas baca …
maksudnya biar baca sekaligus liat imagenya …..
ps : thanks buat saran n kritiknya …..
hE..Naik GunUNg,….Mendinngan Naik GunUNg IGOWWWWW
Hheeeeeeeeeeeeeee…Ma, NYus…..!
bae2 nayasar men….!
Wakzzzz … masih IP yg sama dengan sebelom gw kluar dri MP ….
ganti dunk pake yg lebih mak nyosssss biar wuzzzzz